Love is Beautiful

Sudah baca novel Sang Pemimpi? Kalau
sudah, pasti tau tentang Arai kan. Saya mengagumi filosofi cinta Arai
terhadap Zakiah Nurmala, bidadarinya. Dalam pandangan saya, Arai sudah
paham betul bagaimana seharusnya mencintai sesuatu/seseorang. Arai
selalu berpikir positif meskipun Nurmala jelas-jelas menolaknya. Tapi,
lihatlah apa yang dikatakan Arai..

“Nurmala adalah tembok yang kukuh Kal…,” kilahnya diplomatis.
“Dan usahaku ibarat melemparkan lumpur ke tembok itu,” sambungnya optimis.
“Kau sangka tembok itu akan roboh dengan lemparan lumpur?” tanyanya retoris.
“Tidak
akan! Tapi lumpur itu akan membekas di sana, apa pun yang kulakukan,
walaupun ditolaknya mentah-mentah, akan membekas di hatinya,”
kesimpulannya filosofis.

Mungkin, sudah tak penting lagi apakah Nurmala akan menerima atau
menolaknya, baginya, mencintai tanpa memiliki, itu sudah cukup..

7 Responses to “Love is Beautiful”

  1. far_ Says:

    gutlak ya

  2. Tina Thompson Says:

    Hey, I think it is great you make the time to do these. They are very helpful. Hope you are having fun.

  3. Allison Sellers Says:

    I love your site, I have addeded it to my bookmarks and will come again soon. Keep up the good work.

  4. limex Says:

    Thank you!Your site is very nice
    :)

  5. sedax Says:

    Very good place
    :)

  6. aliciass Says:

    Keep working ,great job!
    :)

  7. aliciass Says:

    Perfect work!Keep posting
    :)

Leave a Reply