DARI SEORANG ANAK IRAK DALAM MIMPIKU, UNTUK BUSH
Author : Abdurrahman Faiz
Mengapa kau biarkan anak-anak meneguk derita
peluru-peluru itu bicara pada tubuh kami
dengan bahasa yang paling perih
Irak, Afghanistan, Palestina
dan entah negeri mana lagi
meratap-ratap
Mengapa kau koyak tubuh kami ?
apa yang kau cari ?
apa salah kami ?
kami hanya bocah
yang selalu gemetar mendengar
keributan dan ledakan
mengapa kau perangi bapak ibu kami ?
Kini
kami tak pernah lagi melihat pelangi
hanya api di matamu
dan sejarah yang perih
tapi kami sudah tak bisa lagi menangis
Kami berdarah
Kami mati
(Oktober 2003)
November 26th, 2005 at 5:23 am
pujangga-pujangga baru kini telah lahir…
SELAMAT….!!!
moga karya emas ini bisa membuka hati pembacanya.
AMIN…
December 17th, 2008 at 9:46 pm
diabetic logs
Nice Site.
December 17th, 2008 at 9:49 pm
diabetic
Nice Site.